Ambil contoh kasus fobia takut kecoa yang menimpa seorang wanita karir. Tuntutan pekerjaan menyebabkan ia harus banyak bepergian dan menginap di hotel. Fobia akan kecoa terpaksa membuatnya harus membawa ibunya setiap berdinas ke luar kota.
Demikian juga dengan orang yang menderita fobia sosial tapi pekerjaan sehari-hari mereka harus berhubungan dengan orang banyak dan orang baru.
Dampak fobia yang tidak segera ditangani untuk kesehatan fisik juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Penderita fobia selalu berdebar-debar, tangan berkeringat dan gemetaran.
“Coba kalau jantung itu berdebar-debar setiap hari dan merasa cemas setiap saat tentu akibatnya tidak sehat untuk kesehatan jantung,”
Aliran ini berkeyakinan bahwa sesuatu yang tidak disukai oleh seseorang akan ditekan sedalam mungkin sehingga ia akan lupa. Psikolog akan membangkitkan kembali apa saja yang sudah dialami pasien untuk mengetahui penyebab fobia.
Pendekatan cognitive behavioristic therapy(CBT)
Untuk menerapi klien fobia gejala-gejala yang timbul karena fobia pada klien dihilangkan dengan pendekatan ini. Pada prinsipnya dengan pendekatan ini cara berpikir kognitif pasien yang tidak rasional terhadap obyek fobia yang coba diperbaiki.
Klien akan diajak psikolog sedikit demi sedikit mendekati obyek yang ditakuti. “Misalkan fobia pada kecoa. Pertama kali mereka diajak melihat kecoa dari jauh sambil diberi dorongan.
Misalnya dengan kalimat seperti : nah kan kecoa tidak berbahaya kan,” paparnya. Secara tahap demi tahap pasien diajak dari melihat jauh-jauh sampai kemudian berani memegang obyek yang ditakuti.
Dengan terapi CBT pasien diajak psikolog untuk masuk ke suasana rilek. Gejala fisik yang tampak pada fobia seperti napas terengah-engah dan detak jantung yang kencang diredam dengan suasana rilek.
Oleh karenanya di luar terapi bersama psikolog, meditasi atau latihan pernapasan amat disarankan untuk meringankan fobia sehingga mampu belajar mengatasi serangan panik setiap kali menghadapi obyek yang ditakuti.
Pendekatan Hipnoterapi
Hipnoterapi sudah dikenal dimasyarakat umum sebagai suatu
teknik terapi yang cukup ampuh dalam mengatasi phobia / fobia, banyak sekali
tayangan ditelevisi yang menunjukan bagaimana hipnotis dapat digunakan untuk
menyembuhkan pobia/fobia secara cepat.
Bagaimana Hipnoterapi bisa menyelesaikan phobia/fobia dengan
cepat?
Berbeda dengan teknik terapi lainnya
yang membutuhkan waktu lama, hipnoterapi phobia dapat menyelesaikan phobia
dengan cepat karena langsung meng-intervensi pada pikiran bawah sadar.
Mengapa bawah sadar?
Dalam psikologi ada banyak permodelan
pikiran manusia, salah satu yang paling simpel/ mudah adalah menjelaskan
pikiran manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu pikiran sadar, dan pikiran
bawah sadar. Dalam permodelan tersebut menjelaskan bahwa pikiran bawah
sadar memiliki porsi 88% sedangkan pikiran sadar hanya 12%.
Pikiran sadar berfungsi untuk menganalisa setiap informasi yang masuk, dan membandingkan dengan database yang ada.
Pikiran bawah sadar menyimpan seluruh
database, memory, beliefs system, dan program-program prilaku, dsb.
Phobia/Fobia dapat diartikan seperti suatu program yang tertanam dalam diri manusia, program yang akan berjalan jika ada sebuah stimulus yang diberikan. Sebagai contoh, penderita phobia serangga, akan panik jika bertemu, melihat / mendengar / merasakan serangga tersebut.
Dengan hipnoterapi phobia , program
phobia tersebut yang tertanam di pikiran bawah sadar manusia dapat diubah/
diprogram ulang, sehingga sensitifitas phobia tersebut berkurang bahkan sampai
hilang.
Latihan pernapasan
Latihan pernapasan sederhana bisa dilakukan sendiri di rumah. Pertama bernapaslah melahui hidung, lebarkan diafragma perut lalu hitung sampai empat. Lalu buang napas melalui mulut sampai hitungan ketujuh. Tahan selama dua detik.
Lakukan 5 sampai 7 kali pengulangan,sampai merasakan ketenangan saat kecemasan,atau serangan panik yang berlebihan mulai mengganggu.